Nov 04, 2026
World

Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina

Lionel Messi, megabintang sepak bola asal Argentina, secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari tim nasional setelah dua dekade membela negara kelahira

Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina

Lionel Messi, megabintang sepak bola asal Argentina, secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari tim nasional setelah dua dekade membela negara kelahirannya. Pemain berusia 39 tahun itu mengakhiri karier internasionalnya dengan catatan yang tidak akan pernah mudah ditandingi oleh siapa pun: 207 penampilan dan 125 gol — menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah La Albiceleste.

Kabar duka ini disampaikan Messi melalui konferensi pers khusus di Buenos Aires, di mana ia tampak menahan emosi saat membacakan pernyataan resminya. "Ini adalah keputusan paling berat dalam hidup saya," ujar Messi dengan suara bergetar. "Argentina adalah rumah saya. Timnas adalah kebanggaan terbesar saya. Namun tubuh saya sudah tidak mampu lagi memberikan yang terbaik untuk negara."

Rekor yang Tidak Akan Terlupakan

Sepanjang 20 tahun karier internasionalnya, Messi telah menjadi simbol harapan bagi jutaan rakyat Argentina. Debutnya di tim senior terjadi pada tahun 2005, ketika ia masih berusia 18 tahun dan baru saja menunjukkan potensi luar biasa di Barcelona. Sejak saat itu, hampir tidak ada turnamen besar yang tidak dihadiri oleh nomor punggung 10 ikonik tersebut.

TahunPencapaianGol
2005Debut timnas Argentina1
2014Final Piala Dunia Brasil4
2021Juara Copa América4
2022Juara Piala Dunia Qatar7
2026Pensiun dari timnas125 (total)

Rekor 125 gol yang dicetak Messi melewati catatan Gabriel Batistuta yang sebelumnya memegang rekor dengan 54 gol. Bahkan rival sekaligus sahabatnya, Sergio Agüero, yang juga merupakan penyerang haus gol, hanya mampu mengoleksi 41 gol sepanjang karier timnasnya.

Trofi Piala Dunia 2022 sebagai Penutup Indah

Momen paling emosional dalam karier internasional Messi tentu adalah keberhasilannya mengantar Argentina menjuarai Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Setelah bertahun-tahun menelan kegagalan di berbagai turnamen — termasuk tiga kekalahan di final Piala Dunia dan Copa América — Messi akhirnya mengangkat trofi World Cup yang selama ini menjadi obsesinya.

"Saya sudah menyerah untuk meraih Piala Dunia berkali-kali. Tapi ketika akhirnya terjadi, rasanya seperti mimpi yang tidak pernah saya bangunkan," kenang Messi dalam wawancara eksklusif setelah turnamen tersebut.

"Lionel Messi adalah pemain terbaik yang pernah ada. Tidak ada yang mendekati apa yang telah ia berikan untuk sepak bola dan untuk Argentina." — Jorge Sampaoli, mantan pelatih Argentina

Kemenangan di Qatar menjadi penutup yang sempurna bagi karier panjang Messi di timnas. Dengan trofi ini, ia resmi menyamai pencapaian legenda Diego Maradona yang juga pernah mengantar Argentina menjuarai Piala Dunia pada 1986.

Warisan yang Meninggalkan Bekas

Messi tidak hanya dikenal sebagai pencetak gol terbanyak timnas Argentina. Ia juga merupakan pemain dengan caps terbanyak dalam sejarah negara tersebut. Jumlah penampilannya mencapai angka 207, mengalahkan rekor Javier Zanetti yang sebelumnya memegang rekor dengan 143 pertandingan.

Di luar lapangan, dampak Messi terhadap sepak bola Argentina tidak dapat diukur dengan angka semata. Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda di seluruh negeri, yang bermimpi untuk mengikuti jejaknya. Banyak pemain muda berbakat yang mengaku terinspirasi oleh kegigihan dan talenta luar biasa Messi.

"Tanpa Messi, saya tidak akan menjadi pemain seperti sekarang. Dia adalah alasan saya jatuh cinta dengan sepak bola." — Julián Álvarez, striker timnas Argentina

Apa Selanjutnya untuk Messi?

Meskipun pensiun dari timnas, Messi dipastikan masih akan melanjutkan karier klubnya di Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Klub asal Florida itu menjadi pelabuhan terakhir Messi setelah 17 musim gemilang di Barcelona dan satu musim di Paris Saint-Germain.

Kepindahan Messi ke Inter Miami pada tahun 2023 lalu telah mengubah lanskap sepak bola di Amerika Serikat. Penjualan jersey-nya memecahkan rekor, dan kehadirannya di lapangan membuat jumlah penonton MLS melonjak drastis. Manajemen klub yakin Messi masih memiliki setidaknya dua musim lagi di kakinya sebelum benar-benar gantung sepatu sepenuhnya.

Reaksi Dunia Sepak Bola

Pengumuman pensiunnya Messi memantik respons emosional dari seluruh dunia sepak bola. Bintang-bintang ternama seperti Cristiano Ronaldo, Neymar Jr, dan Kylian Mbappé turut menyampaikan penghormatan melalui media sosial masing-masing.

Ronaldo, yang selama ini dikenal sebagai rival abadi Messi, menulis di akun Instagram-nya: "Saya bangga menjadi bagian dari era yang sama denganmu. Terima kasih atas segalanya, Leo."

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga mengumumkan rencana untuk mengadakan upacara penghormatan khusus di Estadio Monumental, yang akan dihadiri oleh ribuan penggemar setia La Albiceleste.

Analisis: Akhir Suatu Era

Kepensiunan Messi dari timnas menandai berakhirnya sebuah era emas bagi sepak bola Argentina. Selama dua dekade terakhir, nama Messi selalu identik dengan timnas. Kehadirannya di lapangan memberikan ketenangan bagi rekan setim dan rasa takut bagi lawan.

Bagi generasi yang tumbuh menonton Messi bermain, kepergiannya dari panggung internasional akan terasa seperti kehilangan anggota keluarga. Namun warisan yang ditinggalkannya akan terus hidup dan menginspirasi para penerusnya untuk waktu yang sangat lama.

Argentina mungkin akan kesulitan menemukan pengganti sekaliber Messi. Namun, dengan kumpulan pemain muda berbakat seperti Julián Álvarez, Enzo Fernández, dan末完(masih banyak lagi), masa depan timnas Argentina tetap terlihat cerah meskipun kehilangan putra terbaik mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fahmi-reza

Reporter MotoGP/Formula 1. Meliput balapan motor dan mobil internasional.

Comments (0)

User