Orang Tua Korban Serangan 7 Oktober: Waktu Tak Menyembuhkan Luka

YERUSALEM — Shira dan Moshe Shapira, orang tua dari Aner Shapira, seorang pemuda Israel berusia 22 tahun yang tewas dalam serangan Hamas pada festival musi

Orang Tua Korban Serangan 7 Oktober: Waktu Tak Menyembuhkan Luka

YERUSALEM — Shira dan Moshe Shapira, orang tua dari Aner Shapira, seorang pemuda Israel berusia 22 tahun yang tewas dalam serangan Hamas pada festival musik Nova, 7 Oktober 2023, berbicara kepada FRANCE 24 tentang bagaimana mereka masih merasakan kehadiran putra mereka meskipun ia telah tiada. Dalam wawancara eksklusif tersebut, keduanya mengungkapkan bahwa waktu tidak menyembuhkan luka, tetapi mereka sedang belajar hidup dengan kehilangan itu.

Aner Shapira menjadi salah satu dari sekian banyak korban yang gugur saat militan Hamas menyerbu festival musik Nova di Re'im, dekat perbatasan Gaza. Serangan mendadak itu menewaskan lebih dari 360 orang di lokasi festival, menjadikannya salah satu tragedi terburuk dalam sejarah Israel modern. Di tengah kekacauan dan teror yang melanda, Aner menunjukkan keberanian luar biasa yang kemudian dikenang banyak orang.

Kisah Kepahlawanan Aner Shapira

Menurut kesaksian yang disampaikan Shira dan Moshe, putra mereka berhasil melemparkan tujuh granat kembali ke arah pejuang Hamas yang berusaha menyerang tempat perlindungannya. Tindakan heroik itu memberi waktu bagi orang-orang di sekitarnya untuk berlindung. Namun, granat kedelapan meledak di tangannya dan merenggut nyawanya seketika.

"Kami masih bisa merasakannya di sekitar kami, meskipun dia sudah tidak ada di sini lagi," ujar Shira Shapira dengan mata berkaca-kaca. "Waktu tidak menyembuhkan. Kami hanya belajar bagaimana hidup dengan kehilangan ini."

Moshe Shapira menambahkan bahwa kenangan tentang keberanian putranya menjadi sumber kekuatan bagi keluarga. "Aner tidak pernah berpikir dua kali untuk melindungi orang lain. Itu adalah siapa dirinya," katanya.

Kronologi Serangan Festival Nova

  1. Pagi 7 Oktober 2023: Ribuan orang menghadiri festival musik Nova di Re'im, dekat perbatasan Gaza, merayakan liburan Sukkot.
  2. Pukul 06.30 waktu setempat: Militan Hamas meluncurkan serangan roket dan menerobos pagar perbatasan Gaza.
  3. Serangan darat: Pejuang Hamas menyerbu lokasi festival dengan senjata api dan granat, menewaskan lebih dari 360 orang dan menyandera sejumlah lainnya.
  4. Tindakan Aner Shapira: Pemuda 22 tahun itu melemparkan tujuh granat kembali ke arah penyerang sebelum granat kedelapan meledak di tangannya.
  5. Setelah kejadian: Keluarga Shapira menerima kabar duka dan sejak itu berjuang menjalani hidup tanpa Aner.

Dampak dan Pesan Keluarga

Shira dan Moshe kini aktif berbicara di berbagai forum untuk mengenang putra mereka dan menyuarakan pentingnya perdamaian. Mereka ingin dunia mengingat Aner bukan hanya sebagai korban, tetapi sebagai simbol keberanian dan pengorbanan.

  • Aner Shapira tewas pada usia 22 tahun di festival musik Nova, 7 Oktober 2023.
  • Ia melemparkan tujuh granat kembali ke arah Hamas sebelum granat kedelapan meledak.
  • Orang tuanya menegaskan bahwa waktu tidak menyembuhkan luka kehilangan anak.
  • Mereka terus mengenang keberanian Aner dan berbagi kisahnya kepada dunia.

Wawancara lengkap bersama Shira dan Moshe Shapira dapat disaksikan dalam program Perspective di FRANCE 24. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa di balik angka statistik konflik, terdapat nyawa, keluarga, dan duka yang tak pernah benar-benar usai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Reporter Olahraga Wanita. Fokus pada atlet perempuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Comments (0)

User